Pemilihan itu dimenangkan oleh calon dengan nomor urut I atas nama Dr Said Sagaf Al-munawwar M.Ag. Ia berhasil memenangkan pemilihan dengan delapan suara dari tujuh belas suara. Sedangkan Muhsin Ham sebagai dekan yang masih menjabat dipenghujung periode ini hanya memperoleh enam suara. Tiga suara direbut oleh calon nomor urut 3. Dan tidak ada suara untuk calon nomor urut 4. Merupakan suatu fenomena baru dilingkungan fakultas ushuluddin karena mengingat calon yang terpilih bukanlah orang yang berasal dari fakultas melainkan dari rektorat. Sagaf sendiri sebelumnya menjabat sebagai ketua lembaga pengembangan IAIN STS Jambi.
Lain halnya dengan Muhsin Ham yang mempunyai hak pilih pada pemilihan tersebut. Ia mempunyai peluang untuk memilih dirinya
sendiri. Karena para pemilih adalah anggota senat yang terdiri dari ketua prodi, ketua jurusan, guru besar, pimpinan akademik mulai dari dekan yang seluruhnya berjumlah tujuh belas orang. Muhsin Ham dinilai kurang kooperatif dengan bawahannya, meskipun ia mampu disiplin selama ini. Kepemimpinannya selama 5 tahun tidak membawa perubahan apa-apa di fakultas Ushuluddin. Hal ini diungkapkan oleh Bapak Halim sebagai pembantu dekan I saat ditemui diruang kerjanya kemarin.
Diharapkan calon terpilih dapat membawa perubahan untuk memajukan fakultas ushuluddin. Visi Sagap sendiri adalah menjadikan fakultas ushuluddin sebagai fakultas terkemuka dan pusat kajian unggulan terhadap hazanah intelektual bagi transformasi ilmu pengetahuan dan nilai-nlai keislaman sebaagai sebuah tanggung jawab ilmiah ddan keagamaan dalam bingkai tri dharma perguruan tinggi yang memiliki keunggulan kompetitif dalam wilayah akademik dan profersionalirtasguna mewujudkan sumberdaya manusia yang memiliki integritas ilmiah, moral, spiritual.
Sedangkan misinya adalah:
1) Menyelenggarakan pedidikan dalam bidang pemikiran dan ilmu keislaman agar mahasiswa memiliki keleluasaan ilmu dan professional
2) Memberikan layanan pendidikan optimal kepada peserta didik dan masyarakat sebagai pengguna jasa pendidikan
3) Menciptakan penyelenggaraan pendidikan yang kondusif bagi penerbitan integritas ilmiah, moral dan spiritual
4) Mengintegrasikan keislaman, keilmuan dan keindonesiaan serta kemoderenan dalam pengembangan tri dharma perguruan tinggi
5) Mengembangkan jaringan dan kerja sama dengan berbagai kalangan guna meningkatkan pelayanan tri dharma perguruan tinggi
6) Mempunyai peranan dalam menghadapi isu dan tantangan yang dihadapi masyarakat
Pelantikan dekan sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli. Setelah itu baru diikuti penrgantian PD (pembantu dekan) I, PD II dan PD III.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar